RSS

BRIDEZILLA — Detail Does Matter

24 May

Bridezilla = Bride + Godzilla = Horribly Cranky Bride To Be, okey, jelaslah yah I’m not talking about myself,, because when it comes to my turn I’m so not gonna be a bridezilla (did I hear teriakan ‘GA MUNGKIIIIIN!!’ dari segenap penjuru?? *sembur api semuanya*). This is a story about my bride-to-be cousin, entah radioaktif apa yang dia gunakan untuk perawatan prewed-nya so that she suddenly turned into a horrible bridezilla.. Dan sialnya saya sebagai sepupunya yang terdekat dan seumur, ikut terseret ke dalam persiapan pernikahan yang Rempong Jaya Raya!!!!
Oke mari kita rewind..

Baju Pengantin
Bertandanglah kami berdua di suatu minggu siang yang panas ke Mayestik dengan misi mencari bahan kebaya putih untuk akad nikah. Menurut The Bridezilla, pencarian bahan pakaian yang akan dipakai sekali seumur hidup ini membutuhkan waktu paling tidak SEHARIAN penuh. Oh, sejak kapan yah ada larangan baju pernikahan ga boleh dipakai lagi ke kondangan atau kemanaaa gitu… Make it simpler and less bling2 lah.. U’re a bride not lady Gaga! *ditusuk tukang jahit*.
Anyway, memang akhirnya proses pencarian bahan itu memakan waktu lama karena hampir semua toko kita masuki, dan tahu dimana akhirnya sang bahan pilihan ditemukan? Di toko yang pertama kita datangi donk.. Yup! Di toko itu ada bahan kebaya off white dengan brokat yang cantik… jatuh cinta lah dia dengan bahan itu, tapi for the sake of that fuckin’ once in a lifetime, langsung menemukan bahan yang cocok di toko pertama yang didatangi itu rasanya too miraculous to be true.. *sigh*. Setelah di toko-toko lain tidak ada bahan lain yang lebih ‘klik’ yaaa kembalilah kami ke toko yang pertama *rolling eyes* *sampai copot*
~» #Notetoself: You do believe in miracle and love at the first sight Ambar! Yes you do! *hipnotis diri sendiri dari sekarang*

Cincin
Entah dapat wangsit dari mana, The Bridezilla ingin cincin kawin dengan grafir cetakan sidik jari dia dan pasangan di bagian dalam.. hoho keren (dan patut dicontek) sih..
Setelah muter2 berbagai toko emas, ternyata cincin macam gitu ga bisa dibuat disini, harus dipesan.. kemana?? LONDON!! -_____-“
No kidding, Fingerprint Wedding Band Collection ternyata adalah trademark desainer perhiasan dari Inggris yang bernama Andrew English.. dan belum ada cabangnya di sini.
Kaya gini penampakannya.. kereeen…

Setelah sempat pundung, Bridezilla pasrah dengan cincin kawin dari platina bergrafir nama saja.. oya, dan harus polos los, tanpa detail apalagi batu2an! Karena katanya cincin kawin polos melambangkan pernikahan yang muluuuus.. tanpa hambatan.. Hmm ga ngerti lah mitos gitu, yang saya tahu cincin polos mengurangi hambatan dalam segi…budget ! =P
~» #Notetoself: Kadung naksir juga sama cincin sidik jari itu, jangan nikah dulu kalo belum nemu calon suami kaya mampu pergi ke London buat pesan cincin! And I don’t believe in myth, kalau buat beli cincin aja pake ke London, pastinya mampu laaah pasangin berlian sekarat dua karat gitu di cincinnya… XD *Si jodoh lari makin jauh…*

Undangan
Saya selalu berpikir, menyenangkan yah kalau ternyata si jodoh adalah teman dari masa sekolah, apalagi kalau kebetulan sekolah bareng dari SD sampai SMA begitu… sweet.. No, not for the sake of longterm memories whatsoever,, alasan praktis saja, hemat undangan beb! Kan teman-temannya sama berarti.. =)). Nah, sepupu saya dan calon suaminya itu bersekolah di tempat yang sama sejak SMP hingga SMA, jadi entahlah siapa saja yang mereka undang dengan 1200 lembar undangan itu…. O.O
Undangan diselesaikan secara bertahap oleh percetakannya, ‘angkatan’ pertama sebanyak 600 lembar sudah selesai sejak minggu lalu.
Disinilah drama dimulai..
Semua orang puas melihat undangan itu, kecuali….The Bridezilla herself.. Habislah semua orang kena libasan ekor dan injakan kakinya, karena menurutnya gambar karikatur yang ada di halaman pertama undangan seharusnya tidak berwarna.. O_o
Untunglah ada si sepupu baik hati nan bijaksana ini *uhuk* entah kenapa saat itu akal sehat saya jalan banget.. Inilah yang terjadi:

Saya : Dear, mau sebagus apapun undangan pernikahan fungsinya tetep ga beda sama selembar kertas undangan rapat RT, cuma pemberitahuan, selesai dibaca cepat lambat dibuang, ga ada orang yang nyimpen undangan!
Dia : Iya tapi kan itu mau aku kasih ke keluarga dan temen2 kuliah di Yogya, mumpung ada reuni, kalo gini kan ga sempet lagi waktunya nunggu cetakan berikutnya.
Saya : Eh, kamu itu udah banyak dimudahin jalannya sampai kesini, jangan kurang bersyukur gitu laaaah.. cuma karena masalah undangan yang sebenarnya cuma kamu yang tahu ada yang salah itu!
Dia : *diam*
Saya : Kalau memang kamu ngotot ga mau pakai undangan itu ya bikin undangan di website aja.. Buat temen2 kan bisa dikirim linknya ke email, aku punya teman web designer, nanti aku bantu..
Dia : *sempat diam lama sampai akhirnya* yaudah lah mbak gapapa.. Mubazir juga itu 600 lembar kalau diulang.. Yang penting sisanya bener deh.. *telpon percetakan*

ck! Keukeuh..

Waaah.. bangga.. saya kayaknya pantas berprofesi menjadi konselor calon pengantin yang stress menjelang pernikahan *profesi macam apa itu?!*
Untungnya juga The Bridezilla ga setuju ide ‘banting setir’ tiba2 undangan via website, bisa digantung saya sama si web designer karena membuat dia berurusan dengan si Bridezilla, dadakan pula.. XP
~» #NoteToSelf (and to dear future husband whoever u are, families, and God): Me want a small wedding, below 200 (or even 100) guests, just friends and relatives we really know well,, may I may I may I?? =$ And less paper, invitations with technology! *Again, hemat beb*

Souvenir
Pernahkah kalian datang ke pernikahan dimana ada 3 macam souvenir yang dibedakan untuk keluarga, teman, dan bos2 di kantor?? Saya sih belum.. dan kalau kalian juga belum pernah, datang saja yuk ke pernikahan sepupu saya ini… Eh tapi ga ada kategori souvenir untuk ‘undangan yang tidak dikenal sih’ -____-“. Bagaimana juga ‘mekanisme’ pembagian souvenir itu nantinya,, it’s really beyond me…

Hihihi, iya iya saya tahu memang persiapan pernikahan, apalagi buat cewek, adalah hal yang seru, bikin happy tapi stressful. Logika yang kadang ga jalan menjelang Hari-H sesuatu yang harap dimaklumi laah… =D. Sekarang saya bisa ketawa2 nulis persiapan pernikahan sepupu saya dengan segala keajaibannya, but who knows next year one day I’ll end up in this blog, pouring down my own nervousness, tantrums, confusions, yeah being a bridezilla myself.. =)) apalagi mengingat saya itu Virgo penyembah berhala detail dan perencana yang rewel.. Untungnya untuk referensi saya memiliki banyak sahabat yang sudah menikah dan sudah terbiasa dengan saya si Devil of The Details ini… hihi.. dan pastinya laaah My Dear Bridezilla Cousin akan mendapat kehormatan untuk gantian merasakan berada dalam posisi saya sekarang ini.. Revenge is sweet darlin’… hihihihihihi.. *ketawa kuntilanak*
Ambareeta

 
Leave a comment

Posted by on May 24, 2011 in Daily A to Z

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: