RSS

No Complaint Week (4th) — Hell Perfection!!

16 Feb

#NoComplaintWeek Hari-4

 

..It’s the day.. when The Perfectionist meets The Perfectionistest..

First of all, FYI saya adalah seorang Virgo sejati, perfeksionis dan detail. Saya selalu berpikir ’emang ada yang salah dengan perfeksionitas?! tidak ada yang rugi dengan sesuatu yang berstandar tinggi dan dikerjakan dengan sebaik mungkin bukan??’

…until today…

4 hari #NoComplaintWeek, sudah terbiasa untuk tidak mengeluh kalau hanya karena macet.. B-) *Songong* yeaaah same sh*it different days,, pagi diawali dengan #baladarelnista.. fiuh.. gapapa.. itung2 jalan kaki 10ribu langkah siapa tau diangkat jadi duta Anlene..

Sampai di kantor, tarraaaa… meet my Ibu Bos. Pak Bos yang saya ceritakan sebelumnya adalah atasan dari Ibu Bos ini, tapi sungguh menurut saya si Ibu jauh lebih handal dari si Bapak.. hoho.. Anyway, Ibu Bos saya itu mungkin bos idaman kebanyakan pekerja, dia baik, easy going, lucu, bisa diajak kongkalikong ngerjain Pak Bos =D dan sama dengan saya: kalau stress kami bernyanyi =p TETAPI!! she’s bloody perfectionist!!!

Hari ini masih berkutat dengan pengembalian ratusan item produk (catat, ITEM bukan jumlah! masing2 item bisa berjumlah errr… RIBUAN) yang akan dikembalikan ke principal. Oya, dan produk2 tersebut tentunya dikumpulkan dari cabang2 distributor kami yang berjumlah errr… 29 saja kooook.. Terbayang ga pengerjaannya? masing2 cabang mengirimkan produk (dengan surat pengantar yang membuat saya naik darah kemarin) untuk kemudian digabungkan menjadi satu dengan produk yang sama dari cabang2 lain, begitu seterusnya… kebayang? kalo nggak, gambaran singkat satu kata saja CAPEK! Hari ini akhirnya proses penyortiran dan penggabungan produk2 itu selesai, tinggal pendataan ulang untuk membuat surat pengembalian dan pengajuan klaim ke principal.

‘Ah, hari ini santai’ begitu pikir saya, karena kan tidak perlu lagi menghitung2 dan repack dan sebagainya, tinggal diberi nomor, didata dan voila.. selesai.. Untuk tahap terakhir ini Ibu Bos ingin turun langsung dengan berbekal dokumen yang sudah saya berikan sebelumnya, dimana seharusnya dia tinggal memberi approval…………….

……saya terlalu naif………

She wanted to do the whole process all over again…cuma untuk memastikan bahwa jumlahnya sudah benar2 sesuai… jadi box2 yang sudah disegel dibuka lagi,, dan kadang dihitung lagi…. begitu…. semuanya…. Oh Tuhan… Maka proteslah saya….

Saya bilang kurang lebih percuma donk pekerjaan kemarin kalau sekarang harus diulangi lagi.. memangnya setelah selesai dikerjakan beberapa jam sebelumnya (jam 9 malam kemarin) sekarang (jam 8 pagi, gudang baruuu aja dibuka) akan ada yang berkurang sementara tidak ada tanda2 aneh seperti kemalingan atau kebanjiran atau kedatangan alien atau apalah!! Tapi Beliau tetap insist ‘pokoknya dihitung ulang.. kalau sudah sampai principal jumlahnya selisih kita yang repot!’ O.o ‘Apanya yang repot??!! toh kan kita tinggal rubah saja surat klaimnya dan lagipula disana kan dicek lagi buuuuu’ tetap saya berargumen, dan si Ibu tetap…out of her mind.. =(

I was really pissed off!! udah mengepal sambil kuku nusuk2 telapak tangan supaya emosinya ga kelepasan.. tapi yah… gimana pun saya masih kacung.. baiklah!! kerja ulang!!! kurang lebih sama seperti kemarin, kerja setengah hati tapi ga sampai mengumpat2 karena saat berada dalam ambang tertinggi amarah saya biasanya akan…diam.. Kerjanya juga sudah urakan,, banyak item yang saya memang sudah yakin jumlahnya sesuai langsung saya masukkan ke checked list tanpa hitung ulang…

fiuh, so here I am at home already…still a bit pissed off yet try to contemplate what message that the universe sent today… Only got one thing on mind >> “Gosh, I’ve never knew that over perfectionist is really irritating for people we deal with!” dan jadi terpikir apakah dulu di masa-masa kuliah dimana rasanya saya paling banyak berinteraksi dengan bermacam2 orang then I’ve act that ‘jerk’?! sepertinya…iya..beberapa kali.. hohoho..

..dan terus terang, menjadi perfeksionis itu kadang melelahkan,, jiwa dan raga.. Sering menemui situasi dimana sebenarnya sudah muak berusaha mencapai standar kesempurnaan (standar saya pastinya) tapi juga kalau dibiarkan akan kesal sendiri.. *it’s more than just labil situation I know.. it’s kinda..sick!*. Jadi, mulai saat ini, saya bertekad untuk err..berusaha lebih santai.. ga merasa bersalah kalau memang apa yang saya kerjakan tidak ‘the best’ as long as it’s good..

Lagipula kesalahan semuanya datang dari manusia dan kesempurnaan hanya milik Allah.. #MendadakDorce. Jadi, hari ini gagal atau berhasil yah #NoComplaintDay-nya?? well.. gagal dengan terhormat kalau menurut saya..

hehe..

 

Ambareeta

 

Q:  What makes us grow

A: Imperfection!!!

 
Leave a comment

Posted by on February 16, 2011 in No Complaint Week

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: